Type something and hit enter

author photo
By On


Sejarah Bagian dari Hidupku

       Saat ini banyak sekali orang Indonesia terutama anak muda yang antipati terhadap sejarah, bahkan berusaha untuk lari bila mendengar kata sejarah. Mereka banyak yang mengatakan bahwa tidak ada gunanya mempelajari masa lalu, kita harus menatap masa depan. Sebenarnya hal tersebut bila dipikir dengan seksama maka akan menjadi sangat aneh. Betapa tidak. Manusia hidup di dunia ini sebagai objek dan pelaku sejarah itu sendiri. Menilik dari hal tersebut maka sampai kapanpun mereka tidak akan pernah bisa menghindar dari yang namanya sejarah. Dari lingkungan sekeliling mereka saja banyak sekali sejarah yang dijumpai. Padahal sejarah sangatlah penting bagi perorangan maupun kelompok masyarakat sosial, terutama bagi masyarakat berbangsa dan negara yang mengharapkan kemakmuran merata dalam negaranya. Begitupun dengan penulis ini, dalam hidupnya tidak akan bisa menghindari kontak dengan yang namanya sejarah. Mengapa sejarah menjadi penting dalam hidup penulis, hal tersebut akan di ungkapkan di bawah ini.
       Sejarah menjadikan penulis mampu lebih bersyukur dan aktif dalam hal positif. Misalnya dengan melihat kebelakang, saat penduduk pribumi melawan para penjajah. Mereka hidup tak pernah merasa tenang sepanjang waktu. Jiwa, raga, dan harta mereka pertaruhkan dengan harapan memperoleh kehidupan tenang, damai, merdeka terbebas dari jajahan. Penulis yang hidup di zaman merdeka ini, tanpa ada gangguan dan rasa gusar menjadi bisa bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah Swt. Rasa syukur tersebut dilakukan dengan melanjutkan perjuangan pahlawan yang sudah gugur. Hal tersebut bisa terealisasikan dengan menjadi aktif dalam melakukan pembangunan yang positif, dalam hal ini penulis yang notabene adalah mahasiswa menjadi lebih giat dalam menempuh pendidikan. Dari ilmu yang diperoleh bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari yang berguna untuk lingkungan.
       Lebih tahu diri dengan mengetahui sejarah. Penulis yang tinggal menikmati ketenangan dalam hidup di negara ini, bisa menjadi lebih terkontrol dalam bertingkah dan santun. Rasa sombong bisa terkendalikan bila penulis mampu menghayati betapa sedikitnya jasa yang telah diberikan untuk negara ini. Seperti dari ucapan Bapak Bangsa Indonesa Ir. Soekarno, “Jangan sekali-kali melupakan sejarah” atau yang lebih dikenal dengan sebutan ‘Jas merah’. Serta dilain waktu Beliau juga pernah berucap, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa para pahlawannya”. Dari kedua kalimat tersebut penulis melihat kondisi dari segi individu, dimana seseorang tidak akan pernah jaya bila melupakan jasa para pahlawannya. Melupakan disini penulis mengartikan sebagai rasa sombong yang tidak mau untuk mengakui kebaikan orang lain.
       Penulis bisa menjadi cermat dan mendapat pengalaman apabila mau mempelajari sejarah. Kecermatan dari mempelajari sejarah sendiri bagi penulis adalah bertindak lebih berhati-hati dan mempunyai tujuan. Sejarah telah membuktikan bahwa banyak bangsa yang hancur dengan mengulangi kesalahan yang sama dari masa sebelumnya. Begitupun sebaliknya banyak bangsa yang mencapai masa kejayaannya karena mempelajari kesalahan di masa lampau dan memperbaiki kesalahan yang sama di masa sekarang agar tidak terulang. Uraian tersebut membuktikan bahwa penulis tidak harus mengalami sendiri suatu peristiwa untuk memperoleh pengalaman, pengalaman juga bisa diperoleh dengan mempelajari sesuatu yang pernah dialami oleh individu atau bangsa lain.
       Maka dari segala uraian tersebut penulis tidak bisa memungkiri bahwa sejarah juga ikut berperan dalam kehidupan penulis yang notabene juga manusia, seperti yang telah dijelaskan. Karena beragam manfaat yang penulis dapatkan dari sejarah, menjadikan sejarah sangat penting dalam kehidupan penulis. Dengan sejarah penulis bisa memparbaiki diri dalam kehidupan bermasyarakat pada umumnya, dan berguna untuk kebaikan kehidupan penulis pada khususnya.

0 komentar

Terima kasih telah berkomentar dengan bahasa yang sopan, positif, serta membangun